Kita tinggal di sebuah benda langit yang bernama ‘bumi’. Bumi termasuk sebuah planet. Ada banyak planet selain bumi. Planet-planet ini, di alam semesta, bergerak secara teratur mengelilingi sebuah bintang. Bintang yang dikelilingi oleh bumi (tempat tinggal kita ini) diberi nama matahari.

Ada juga benda langit yang bergerak mengelilingi bumi dan planet-planet lain. Benda langit tersebut dinamakan satelit. Nama satelit bumi adalah bulan.

Saat kita menatap ke langit di malam yang cerah, terkadang kita melihat ada benda yang bergerak melesat cepat sambil berpijar mengeluarkan cahaya. Benda tersebut dinamakan meteor.

Masih banyak lagi benda langit lain yang ada di alam jagad raya ini. Uniknya, semua benda langit tersebut bergerak secara teratur mengikuti suatu pola, dan mereka secara langsung ataupun tidak langsung bergerak mengelilingi sebuah bintang (dalam hal ini matahari). Itulah yang disebut dengan tata surya. Tata surya merupakan salah satu sistem bintang yang ada di alam semesta ini.

Nyatanya, ada banyak sekali bintang di luar sana selain matahari. Dan karena bintang menjadi pusat edar dari benda-benda langit di sekelilingnya, berarti ada banyak juga sistem tata surya di alam semesta. Itulah yang disebut dengan galaksi. Jadi, pengertian sederhananya, galaksi adalah kumpulan dari beberapa sistem bintang yang ada di alam semesta. Galaksi tempat bumi kita berada namanya adalah galaksi Bimasakti.

Itu tadi sedikit pendahuluan untuk menggambarkan begitu sangat luasnya alam semesta ini. Mari kita kenali satu per satu benda-benda langit tersebut.

Matahari

Matahari merupakan pusat tata surya. Matahari dikelilingi oleh planet-planet karena gravitasi (gaya tarik) matahari sangat besar.

Sebenarnya seperti apa wujud matahari itu? Matahari merupakan bola gas yang bercahaya. Suhu pada permukaanya kurang lebih 6000oC, sedangkan bagian dalamnya lebih panas lagi, kira-kira 15 juta oC. Diameter (garis tengah) matahari berukuran 1,392684 x 106 km dan letaknya kurang lebih 150 juta km dari bumi kita.

sumber: https://sciencesprings.wordpress.com/

Matahari merupakan benda langit yang dapat memancarkan cahayanya sendiri. Oleh karena itu, matahari disebut juga sumber cahaya, atau bintang.

Di jagad raya yang maha luas ini, banyak sekali (hingga triliunan jumlahnya) bintang seperti matahari. Bahkan ukurannya lebih besar dari matahari milik kita! Beberapa contoh bintang selain matahari yang ada di galaksi Bimasakti yaitu, bintang Sirius, Pollux, Arcturus, Rigel, Aldebaran, Betelgeuse, dan Antares.

Planet

Pada bulan Agustus 2006, para ahli astronomi tingkat dunia menyepakati aturan baru tentang pengertian planet. Kesimpulannya adalah :

  1. Planet adalah benda angkasa yang mengorbit mengelilingi sebuah bintang, dan ia sendiri bukan sebuah bintang
  2. Planet berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk bulat seperti bola
  3. Orbit (garis edar, yaitu lintasan planet saat mengelilingi matahari) planet tidak boleh bersinggungan dengan orbit planet tetangganya

Dari kesepakatan tersebut, maka ada 8 benda langit yang disebut planet dalam tata surya kita, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Jika sebelumnya kamu mungkin pernah mendengar bahwa ada planet bernama Pluto, maka berdasarkan aturan tersebut, Pluto tidak lagi dimasukkan dalam golongan planet. Hal ini disebabkan orbit Pluto bersinggungan dengan orbit Neptunus.

sumber: http://cleveland.com

Berdasarkan kedudukan bumi sebagai pembatasnya, planet di tata surya kita terbagi menjadi dua kelompok, yaitu planet Inferior dan planet Superior.

  • Planet Inferor adalah planet-planet yang letak orbitnya berada di sebelah dalam orbit bumi. Planet-planet itu adalah Merkurius dan Venus.
  • Planet Superior adalah planet-planet yang orbitnya berada di sebelah luar orbit bumi. Yang termasuk ini berarti Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Sedangkan berdasarkan lintasan asteroid (Sabuk Asteroid) sebagai pembatas, planet di tata surya digolongkan atas dua bagian, yaitu planet dalam dan planet luar.

  • Planet dalam adalah kelompok planet yang orbitnya berada di sisi dalam lintasan asteroid. Jadi yang termasuk planet dalam adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars.
  • Planet luar adalah kelompok planet yang orbitnya berada di sisi luar lintasan asteroid. Yang termasuk planet luar yaitu Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Asteroid

Asteroid merupakan bongkahan batu langit dan sisa logam dengan ukuran beragam dan tak beraturan sisa pembentukan tata surya di masa lalu. Sebagian dari asteroid yang terdapat di tata surya berada di antara planet Mars dan Jupiter. Mereka bergerombol membentuk suatu gugusan menyerupai ‘sabuk’ yang ‘beredar bersama’ mengorbit matahari.

Kita menyebut kelompok asteroid tersebut Sabuk Asteroid. Sabuk Asteroid merupakan ‘rumah’ bagi ratusan ribu asteroid, dari yang berukuran sekecil partikel debu kosmik, hingga yang sebesar miniatur planet.

Beberapa di antara asteroid tersebut diberi nama. Contohnya, Ceres, Pallas, Juno, Eros, dan Vesta.

sumber: commons.wikimedia.org

 

Meteor, Meteorit, dan Meteoroid

Di angkasa, banyak sekali benda-benda langit berukuran kecil yang tidak mempunyai lintasan tertentu. Benda-benda ini bergerak bebas di angkasa dengan kecepatan tinggi. Benda ini disebut meteoroid.

Apabila benda ini tertarik oleh planet yang memiliki atmosfer seperti bumi, misalnya, maka benda tersebut akan berpijar karena bergesekan dengan atmosfer. Benda yang berpijar tersebut dinamakan meteor. Benda inilah yang biasanya kita lihat di angkasa, bergerak cepat seperti melintasi bumi kita. Ada yang suka menyebut meteor adalah bintang jatuh atau bintang beralih.

Apabila meteor tidak habis terbakar di atmosfer, maka akan sampai di bumi. Batu meteor yang sampai di permukaan bumi disebut meteorit.

sumber: https://www.express.co.uk/

Karena batu meteor tersebut bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi, ditambah lagi mungkin dengan ukurannya yang besar, maka ketika jatuh ke permukaan bumi biasanya menimbulkan suara yang sangat keras seperti suara ledakan. Tabrakan itu juga menyebabkan terbentuknya sebuah kawah. Kawah ini biasa disebut kawah meteor. Salah satu contoh kawah meteor berada di Wolfe Creek, Australia.

sumber: http://versesofuniverse.blogspot.co.id

Komet

sumber: http://www.lcsd.gov.hk/

Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan orbit yang berbentuk sangat lonjong. Komet menyerupai bintang. Komet sering disebut orang bintang berekor, meski sebenarnya itu anggapan yang kurang tepat. Karena kalau bintang, berarti ia memancarkan cahayanya sendiri, sedangkan komet tidak dapat memancarkan cahaya.

Komet tersusun atas gas, es, dan debu. Saat komet bergerak mendekati matahari, lapisan es pada komet menguap. Kumpulan uap dan debu itu terdorong oleh angin matahari sehingga menjauhi matahari. Itu sebabnya saat komet mendekati matahari, ekornya berada di belakang, sedangkan saat komet bergerak menjauhi matahari, ekornya berada di depan.

Panjang ekor komet dapat mencapai mencapai jutaan kilometer. Semakin dekat dengan matahari, ekornya semakin panjang.

Satelit

Satelit alami dan satelit buatan. Sumber: https://phys.org

Satelit berasal dari bahasa latin satelles, yang berarti pelayan, atau seseorang yang mematuhi atau melayani pihak lain. Berarti dalam hal ini, satelit memiliki pengertian yaitu benda langit yang bergerak mengitari sebuah planet.

Terdapat 2 jenis satelit, yaitu:

  1. Satelit alam, yaitu satelit yang sudah ada dalam tata surya. Contohnya adalah bulan yang merupakan satelit alam dari bumi.
  2. Satelit buatan, yaitu satelit yang dibuat oleh manusia dan diluncurkan dengan menggunakan roket. Satelit buatan dibuat untuk fungsi tertentu, misalnya untuk komunikasi, pemetaan, monitor cuaca, dan lain sebagainya. Contoh satelit buatan adalah satelit Palapa milik Indonesia.

 

Sebagai penutup, diberikan gambar yang menunjukkan perbandingan ukuran bumi dengan planet-planet lainnya. Sambil direnungkan betapa kecilnya kita, manusia, dan betapa maha luasnya jagad raya ini..

sumber: https://pics-about-space.com/

Baca Juga
Artikel tidak ditemukan