Dalam kehidupan sehari-hari, kalau kita ke warung untuk beli telur, kita akan katakan kepada penjualnya ingin membeli telur dengan berat 1 kg. Dalam Fisika, pernyataan tersebut menjadi suatu hal yang salah kaprah. Pernyataan yang benar seharusnya adalah “telur dengan massa 1 kg”. Hmm.. memang apa bedanya massa dengan berat?

Apa itu Massa?

Massa (biasa dilambangkan dengan m, diambil dari kata mass) adalah banyaknya materi yang terkandung dalam suatu benda. Suatu benda tersusun dari partikel-partikel zat. Jadi, banyaknya partikel zat tersebutlah yang disebut sebagai massa. Gambar di bawah ini mengilustrasikan bagaimana partikel yang sebegitu banyaknya tersusun menjadi suatu benda.

Ilustrasi partikel penyusun suatu benda

Oleh karena itu, massa benda selalu sama dimanapun benda tersebut diletakkan, karena banyaknya materi yang terkandung di dalam benda tidak akan berubah meskipun benda dibawa ke tempat yang berbeda gravitasinya.

Massa diukur dalam satuan kilogram (kg), dan alat untuk mengukur massa adalah timbangan.

Timbangan, alat ukur massa

Jadi kalau ada sebuah batu yang bermassa 2 kg, dibawa pergi ke manapun, misalnya ke Indonesia, ke Kutub Utara, Kutub Selatan, bahkan ke bulan sekalipun, maka massanya tetap terukur 2 kg.

Apa itu Berat?

Berat sebenarnya adalah kata lain dari gaya gravitasi. Gaya gravitasi adalah gaya tarik oleh setiap benda yang memiliki massa. Setiap benda yang memiliki massa akan berusaha menarik benda lain yang memiliki massa juga ke pusat gaya benda tersebut. Semakin besar massa suatu benda, maka gaya tarik yang dimilikinya juga semakin besar, sehingga benda yang massanya lebih kecil akan tertarik ke arah benda yang bermassa lebih besar.

Itulah sebabnya setiap benda yang ada di bumi ‘jatuh’ ke bumi, karena bumi memiliki massa yang lebih besar dari benda tersebut, yang menyebabkan bumi akan menarik benda ke arah pusat bumi.

Satuan untuk berat adalah Newton (N). Alat untuk mengukur berat yaitu dinamometer atau neraca pegas.

Dinamometer atau neraca pegas, alat ukur berat

Besarnya gaya berat benda dapat dihitung dengan cara mengalikan massa benda tersebut dengan percepatan gravitasi benda yang menariknya. Jika ditulis dalam rumus, menjadi:

w = m x g

Keterangan:
w = berat benda, satuannya Newton (N)

m = massa benda, satuannya kilogram (kg)

g = percepatan gravitasi, satuannya m/s2

Jadi, kalau kita mau menghitung berat suatu benda di bumi, maka gaya gravitasi yang memengaruhinya adalah gravitasi bumi. Sedangkan jika bendanya dibawa ke bulan, maka yang memengaruhi beratnya adalah gravitasi bulan.

Contoh, kalau batu yang massanya 2 kg, maka berat batu tersebut di bumi adalah :

2 kg x 9,8 m/s2 = 19,6 kg m/s2 atau 19,6 N

Nah, kalau batu itu dibawa ke bulan, sedangkan nilai percepatan gravitasi bulan adalah 1,62 m/s2, maka berat batu tersebut di bulan menjadi:

2 kg x 1,62 m/s2 = 3,24 N

 

Semoga dengan penjelasan ini, kalian bisa memahami perbedaan antara massa dan berat sekarang ^^

Yang Jadi Referensi
  • Sumarwan, dkk. Science for Junior High School Grade VIII 2nd Semester. Erlangga. Jakarta
  • www.khanacademy.org
Baca Juga